Logo Post Pasca FH UII

Adakan FGD Mengenai Bahan Ajar Hukum Acara, Mahkamah Konstitusi Gandeng Pascasarjana Hukum UII

Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia kembali melakukan kerjasama dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia berupa kegiatan bersifat akademik. Tahun ini Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia bersama PPs FH UII menggelar Focus Group Discussion mengenai “Pengembangan Bahan Ajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi”. Dalam sambutan pembukanya di Ruang Sidang Utama Gedung PPs FH UII Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H. menyampaikan bahwa FGD tewrsebut merupakan tindak lanjut dari FGD yang telah dilaksanakan terlebih dahulu di Tangerang beberapa waktu lalu, karena APHAMKA melihat adanya ketidaksamaan persepsi antara para pengajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi dalam menyampaikan materi ajarnya.

Sekjen Mahkamah Konstitusi berharap dalam FGD yang dilakukan para dosen dapat menghasilkan standar baku yang sama mengenai bakhan ajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi sehingga tidak hanya  tergantung pada persepsi setiap dosen.  Hasil FGD tersebut merurut Prof. Guntur  nantinya akan bisa di download melalui situs resmi Mahkamah Konstitusi . “ Nanti hasil dari FGD ini akan bisa di download di website MK supaya ada kesamaan materi dengan masing-masing PT , ini dilakukan supaya mahasiswa  bisa memahami lebih detail dan baik mengenai Hukum Acara mahkamah Konstitusi yang mengalami banyak perubahan beberapa tahun ini.” Tegas Prof Guntur.

Sementara itu dalam sambutannya pula, Rektor Universitas Islam Indonesia namnang Sitrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D. menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan FGD tersebut karena menurutnya sebagai institusi pendidikan UII juga menyambut positif kegiatan yang akan menghasilkan kurikulum sesuai dengan Standar kompetensi Nasional Indonesia, sehingga mampu melahirkan lulusan yang berkualitas.

Focus Group Discussion in sendiri dihadiri oleh Dosen serta Guru Besar Asosiasi Pengajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi.  Berlangsung selama dua hari, kegiatan yang dimulai pada tanggal 8 Desember 2017 dan berakhir pada 9 Desember 2017 diharapkan mampu meningkatkan public education  mengenai pemahaman konstitusi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *