Logo Post Pasca FH UII

Penyambutan Lulusan Double Degree Angkatan I

Program  Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia menyambut kepulangan Mahasiswa Program Double Degree Angkatan I yang telah lulus dengan gelar LL.M dari Youngsan University. Acara penyambutan tersebut di gelar di Ruang 1 Gedung Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia pada Hari Sabtu, 25 November 2017.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesai, Dr. aunur Rohim Faqih S.H., M.Hum. dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pengelola Program Pascasarjana Fakultas Hukum yang telah mengantarkan PPs FH UII Go Internasional dengan program Double Degree yang telah berjalan selama dua tahun.

Dekan Fakultas Hukum mengucapkan selamat datang dan sangat bersyukur bahwa mahasiswa program double degree dapat kembali dengan selamat dan lulus dengan memuaskan. “ Ditempatkan di manapun asalkan dipahami bahwa hidup ini bukan untuk apa-apa dan untuk siapa-siapa melainkan hanya untuk Allah SWT, maka yakinlah pasti kita akan mampu bertahan dalam keadaan seperti apapun.” Hal ini beliau sampaikan menanggapi permasalahan adaptasi yang seringkali dihadapi ketika seseorang pertama kali tinggal jauh dari negeri sendiri. Dr. Aunur juga menghimbau agar mahasiswa peserta double degree yang telah lulus menyampaikan kepada mahasiswa lain yang berminat menempuh studi double degree atau di luar negeri agar percaya diri bahwa dirinya bisa bertahan di negeri asing untuk menuntut ilmu.

Sementara itu Noviar Hana, dan Handana, alumni Program Doubble degree menceritakan suka dukanya ketika menempuh pendidikan selama satu tahun di Youngsan University Korea Selatan. Mulai dari Culture Shock yang pertama mereka rasakan karena kendala bahasa, di mana orang-orang Korea Selatan sebagian besar tidak bisa berbahasa Inggris, hingga kebudayaan lain yang perlu penyesuaian.

Dari segi pembelajaran sendiri, metode pembelajaran yang ada di sana adalah case study dengan 90%  metode perkuliahan  dan ujian adalah presentasi peper, meskipun masih juga dijumpai ujian tertulis.  Menurut Noviar Hana,  Handana , Program Double Degree ini sangat berguna bagi mereka yang ingin berinvestasi melalui ilmu. Hal ini dikarenakan berkuliah di sana akan di ampu oleh Profesor-profesor yang memang menguasai serta mumpuni di bidangnya.

Logo Post Pasca FH UII

Pembekalan Alumni PPs FH UII : Menjadi Lulusan yang Profesional dan Berintegritas

PPs FH UII – Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia telah secara rutin menggelar Pembekalan Alumni PPs FH UII bagi para lulusan baru baik bagi lulusan Program Magister maupun Program Doktor. Pada Wisuda Periode II tahun Akademik 2017/2018 kali ini, acara yang digelar di Ruang 1 Gedung Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia pada hari Rabu, 23 November 2017 tersebut Menghadirkan Pembicara Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H.

Menurut Dr. Aroma acara pembekalan alumni PPs Fh UII tersebut merupakan enlightenment atau pencerahan bagi lulusan baru atau fresh graduate yang akan menentukan awal baru bagi kehidupan mereka. Meskipun sebagian besar lulusan Program Pascasarjana dinilainya pasti sudah “tercerahkan” akan tetapi acara seperti ini dibuat untuk membangkitkan semangat menjadi insan-insan yang profesional dan berintegritas.

Menjadi Lulusan yang Profesional dan Berintegritas

Dr. Aroma Elmina menambahkan dalam pembekalan alumni PPs FH UII bahwa seorang alumni harus memiliki  sifat distinguished atau differencesyang artinya pembeda dengan orang lain agar bisa dipandang sebagai sesuatu yang berarti, misalnya melalui attitude yang dinilainya bisa menjadi pembeda antara satu individu dengan individu yang lain. Attitude yang merupakan bagian dari profesionalisme ini seharusnya dibangun semenjak masa studi jadi ketika lulus telah menjadi kebiasaan-kebiasaan baik.

Bagian dari profesionalisme lainnya adalah totalitas. Pekerjaan apapun bisa dinilai sebagai profesional bila dilakukan secara total dan maksimal dan tidak jarang profesionalitas ini menuntut kemampuan multidisipliner. Dr Aroma mencontohkan dalam tes calon Hakim misalnya, jika seseorang biasa mempelajari tentang hukum perdata maka dia juga dituntut untuk dapat menjelaskan hukum acara pidana, atau sebaliknya.

Lebih lanjut Dr.Aroma Elmina memaparkan bahwa profesionalisme akan menciptakan output berupa integritas. Orang yang memiliki integritas umumnya memiliki kecerdasan moral sehingga memiliki kemungkinan kecil untuk melakukan penyimpangan, kelembutan hati yang membedakan nilai manusia dengan hewan walaupun sama-sama memiliki organ bernama hati. Serta yang terakhir adalah kecerdasan intelektual. Dihadiri oleh calon Wisudawan-Wisudawati Periode II Tahun Akademik 2017/2018 dari Program studi Magister Ilmu Hukum (PMIH) dan Program Studi Magister Kenotariatan (PMKN), acara pembekalan ini berjalan dengan lancar dengan Jumlah calon wisudawan sebanyak 19 Orang dari PMIH dan 12 Orang dari PMKN.

Logo Post Pasca FH UII

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru

 
Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Islam Indonesia
Magister (S2) Ilmu Hukum dan Magister (S2) Kenotariatan
Kelas Maret 2018

 


Ketua Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, dengan ini mengumumkan Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Magister (S2) Ilmu Hukum Angkatan ke-40, Magister (S2) Kenotariatan Angkatan ke-8. Untuk melihat informasi selengkapnya silahkan lihat di poster berikut ini.
 

 

Fraud Dan Gratifikasi Dalam Pelayanan Kesehatan (Konferensi Internasional Hukum Kesehatan)

Senin, 6 November 2017, Program Pascasarjana Fakultas Hukum dan Fakultas Kedokteran  UII bekerjasama dengan World Association For Medical Law menggelar sebuah International Conference dengan mengangkat tema “ Fraud and Gratification In Healthcare Services Across Jurisdictions”.

Latar belakang dari pengangkatan tema tersebut adalah bahwa selama ini korupsi selalu menjadisebuah kejahatan yang serius dan dapat memasuki hampir semua lini kehidupan. Walaupun selama ini korupsi lebih sering terlihat di bidang politik,  namun tidak dapat dipungkiri bahwa korupsi dapat menjangkiti bidang yang bahkan jauh dari dunia politik.

Dunia kesehatan di Indonesia menjadi salah satu contoh bagaimana korupsi dapat terjadi di antara berbagai bidangnya seperti  korupsi yang terjadi pada pengadaan instrument kesehatan yang dilakukan rumah sakit, pusat kesehatan atau unsur pemerintahan yang membawahi bidang kesehatan, serta korupsi yang terjadi dalam rangka pengadaan obat yang juga melibatkan perusahaan-perusahaan farmasi serta provider instrument kesehatan. Hal tersebut menjadikan seringnya kita temui kualitas instrument kesehatan yang lebih buruk dari seharusnya, serta obat-obatan yang bahkan beberapa di antaranya dipalsukan.

Dalam kaitan tersebut, regulasi tentang korupsi sebaiknya tidak hanya terfokus pada bidang politik saja, akan tetapi juga pada pelayanan publik , seperti regulasi di bidang kesehatan. Selama ini korupsi bidang kesehatan di Indonesia dikategorikan ke dalam gratifikasi, dengan beberapa kasus besar di antaranya kasus korupsi di Kementerian Kesehatan yang menyebabkan kerugian negara sebesar 6, 4 Miliar Rupiah (Tempo 2017). Lebih dari itu Indonesian Corruption Watch (ICW) menyebutkan keseluruhan korupsi di Departemen Kesehatan tahun 2010 – 2013 telah membuat negara kehilangan uang sebanyak 249,1 Miliar Rupiah (ICW, 2014).

Dibuka oleh Rektor Universitas Islam Indonesia, Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D acara tersebut  menghadirkan pembicara Prof Dr. Mohd. Akram Shair Mohamed dari IIU Malaysia, Prof. Dr. Berna Arda MD.JD.  dari University of Ankara Turki, Prof. H.D.C. Roscam Abbing, dari Utrecht University Belanda, Dr. Nasser, SPK. D. Law., dari World Association For Medical Law (WAML), Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum UII, serta dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc., CHRM. dari Fakultas Kedokteran UII.

Acara yang berlangsung di Yogyakarta Room Hotel Santika Premiere Jogja ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang beberapa kasus gratifikasi bidang kesehatan dan regulasinya di beberapa negara. Drs. Agus Triyanta, M..A., M.H., Ph.D. Ketua Panitia Konferensi Internasional mengungkapkan bahwa acara ini digelar sebagai sarana pembelajaran tentang penanganan yang lebih baik terhadap  kasus-kasus fraud  dan gratifikasi yang terjadi di negara lain. Adapun hasilnya akan disampaikan ke instansi-instansi terkait agar ada upaya tindak lanjut.

Mengingat sangat pentingnya pelayanan kesehatan, terutama untuk negara-negara berkembang yang selama ini kurang bisa menikmati kualitas pelayanan kesehatan yang baik karena kecenderungannya yang mahal, maka pencegahan terhadap kejahatan korupsi atau gratifikasi di bidang kesehatan harus ditangani secara serius. Negara-negara maju telah lama menikmati kualitas pelayanan kesehatan yang baik. Sementara bagi negara berkembang system pelayanan tersebut masih harus terus dikembangkan secara serius dan berkesinambungan.

International Conference Postgraduate Faculty of Law UII

Call for Participants
INTERNATIONAL CONFERENCE
on “Fraud and Gratification in Healthcare Services Across Jurisdictions”

Background
Corruption is always among extremely serious crimes which may penetrates to almost all of aspects of life. Though most apparently this occupies political sphere, however any matters which are far from political circle, indeed, cannot escape from this crime. Healthcare services is a very good example in the matter. In Indonesia, as a case in point, the acute corruption has penetrate to, one among others, healthcare services. In purchasing medical instruments by hospitals and medical centers, government bodies related to healthcare services, and most massively in drugs purchasing. In this context, international seminar related to the issues finds its significance and importance. The seminar will end in the recommendation to those countries in good policy that should be taken in the matter, as well as to leverage the level of awareness of doctors and medical officials as well as the industry toward the establishment of good conduct and good services.

Targeted Participants

1)    Policy makers

2)    Academicians

3)    Doctors and officials in healthcare services

4)    Students in Medical Faculties and Law Faculties

Time and Venue
The international conference will be held on November 6th, 2017
At Santika Premiere Hotel, Jl. Jend. Sudirman No.19, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Indonesia.

Topics and Speakers
Session One:
 “FRAUD AND GRATIFICATION IN HEALTHCARE SERVICES: PROBLEMS AND SOLUTIONS FROM INTERNATIONAL EXPERIENCES”

  1. Gratification in Healthcare Services: Malaysian Context
                 Prof Dr. Mohd. Akram Shair Mohamed (International Islamic University Malaysia)
  2. Gratification in Healthcare Services: Turkey Context
                 Prof. Dr. Berna Arda MD.JD. (University of Ankara)
  3. Gratification in Healthcare Services: Netherlands Context
                  Prof. H.D.C. Roscam Abbing (Utrecht University)

       4. Gratification in Healthcare Services: Singapore Context
              Prof. Catherine Tay (National University of Singapore)

Session Two: “ERADICATION OF FRAUD AND GRATIFICATION IN HEALTHCARE SERVICES IN INDONESIA”

  1. Gratification in Hospitals and Agencies in Indonesia
           Dr. Nasser, SPK. D. Law. (World Association for Medical Law)
  2. Gratification in Healthcare Services and Anti Corruption Eradication  (KPK) Role
                 Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H. (Lecturer of Law Faculty, UII)

       3. Gratification in Healthcare Services: Bioethics Perspective
              dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc., CHRM. (Lecturer of Medical Faculty, UII)

Facilities

  • Conference Kits (backpack, blocknote, pen, journals)
  • Proceeding (Call for Papers)
  • Certificate (SKP Point)
  • Coffeebreaks and lunch

Organizer
This international conference is jointly organized by Postgraduate Program, Faculty of Law and Medical Faculty, Universitas Islam Indonesia in collaboration with World Association for Medical Law.

Contact and Information

  1. Postgraduate Program, Faculty of Law, Universitas Islam Indonesia, Jl. Cik Di Tiro no.1, Yogyakarta. Phone: +62 274 520661. Email:[email protected].
  2. Medical Faculty, Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang km. 14.5, Sleman, Yogyakarta. Phone: +62 274 898444, +62 274 898459. Email: [email protected].

For online registration please kindly visit link https://goo.gl/k5WZRf
Please check the poster out for more info.

Pascasarjana Hukum UII
Fakultas Kedokteran UII

 0856 4366 5753 (Postgraduate Program Faculty of Law)
0821 2723 677 (Medical Faculty)

@fkuii

@fk_uii