Suhendro Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Melalui Penelitian Mengenai Wanprestasi

Yogyakarta – Program Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia kembali menambah Satu Doktor Ilmu Hukum pada Sabtu, 13 Desember 2014 kemarin. Adalah Suhendro, S.H., M.Hum. yang merupakan Ketua Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Pekanbaru yang berhasil mempertahankan Disertasinya berjudul “Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum Dalam Kontrak di Indonesia.”

Dalam Disertasinya Suhendro yang juga merupakan Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Riau tersebut menyimpulkan bahwa, walaupun terjadi tumpang tindih pemahaman antara wanprestasi dan perbuatan melawan hukum, bukan brarti tidak dapat dibedakan dan ditarik batas-batas di antara keduanya. Wanprestasi adalah tidak melaksanakan kewajiban kontraktual, sementara perbuatan melawan hukum adalah tidak melaksanakan kewajiban non kontraktual, yaitu perikatan yang lahir dari peraturan perundang-undangan. Apabila terjadi pertentangan antara wanprestasi dan perbuatan melawan hukum dalam suatu peristiwa atau perkara, diselesaikan berdasar prinsip lex specialis derogate legi generalii. Pengadilan selama ini belum dapat menentukan tolok ukur untuk menentukan batas antara wan prestasi dan perbuata melawan hukum.

Acara yang dihelat pada pukul 13.00 WIB bertempat di Auditorium Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Islam Indonesia Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. Dengan Promotor Prof. Dr. Ridwan Khairandy, S.H., M.H., dan Co Promotor Dr. Siti Anisah, S.H., M.Hum., serta diuji oleh para Pakar Hukum Bisnis di Indonesia seperti Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H., Prof. M.Hawin, S.H.,LL.M., Ph.D., Prof. Dr. Sunarmi, S.H., M.Hum., dan Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D. , Suhendro berhasil lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan sebagai Doktor ke-68 dari Universitas Islam Indonesia.

Riyanta Dan Azis Raih Gelar Doktor Ke – 66 Dan 67 Dari Universitas Islam Indonesia

Yogyakarta – Jum’at, 12 Desember 2014, bertempat di Auditorium Lantai III (Tiga) Kampus Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Jl Cik Di Tiro No. 1 Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB, Program Doktor Ilmu Hukum  menggelar Ujian Terbuka Disertasi (Promosi Doktor), atas nama Abdul Aziz Hakim, S.H.I., M.H.
Promovendus yang merupakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara ini memfokuskan disertasinya pada Hukum Tata Negara dengan Judul Disertasi “Pemberhentian Kepala daerah Di Era Pemilihan Langsung.”
Hasil penelitian dari Promovendus menyimpulkan bahwa sistem pemberhentian kepala daerah di era demokrasi langsung harus didesain ulang, karena tidak sejalan dengan beberapa sistem yang diterapkan dalam pemerintahan. Disamping itu, pendesainan ulang tersebut juga diperlukan agar sistem pemberhentian  Kepala Daerah tidak didominasi oleh sistem sentralisme yang bertabrakan dengan hakekat desentralisme dan tidak searah dengan nilai-nilai desentralisasi dalam konteks unitarisme.

Dengan Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U. sebagai Promotor dan Dr. Ni’matul Huda, S.H., M.Hum. sebagai Co Promotor serta diuji oleh beberapa pakar Hukum Tata Negara di Indonesia seperti Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si., Prof. Saldi Isra, S.H., MPA., Prof Dr. Arief Hidayat S.H., M.S., dan Dr. Saifudin, S.H., M.Hum., Promovendus berhasil Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan, dan berhak menyandang Gelar Doktor (DR) di Bidang Hukum.

Sementara itu pada minggu sebelumnya, bertepatan dengan Jum’at 5 Desember 2014 di tempat dan waktu yang sama juga digelar Ujian Terbuka (Promosi Doktor) atas nama Drs. Riyanta, M.Hum. Mengangkat Tema Waris dengan judul disertasi “Penerapan Wasiat Wajibah Bagi Ahli Waris Beda Agama (Studi Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 51K/AG/1999)”

Promovendus yang merupakan Dosen Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menyimpulkan bahwa Mahkamah Agung memandang, perlunya memberikan warisan wasiat wajibah kepada ahli waris non muslim. Hal tersebut merupakan Ijthad Murni Mahkamah Agung dengan mengadopsi pendapat Ibnu Hazm yang didasarkan pada Surat an-Nisaa’ (4): 11 , al-Baqarah (2):180 dan hadist laa wasiyyata li waarisin. Alasan pemberian wasiat wajibah, menurut Mahkamah Agung adalah karena ahli waris non muslim adalah orang yang memiliki hubungan darah dengan pewaris, dan diantara mereka terkadang terjadi hubungan harmonis tanpa mempersoalkan agama. Namun kendati demikian, penerapan wasiat wajibah lebih bersifat kasuistik. Menurut Promovendus penerapan wasiat wajibah bagi ahli waris non muslim sangat relevan bagi pembaruan hukum kewarisan Islam Indonesia.

Di Promotori oleh Prof. Abdul Ghofur Anshori. S.H., M.H., dan Co Promotor Drs. Agus Triyanta, M.A., M.H., Ph.d. dan diuji oleh beberapa Pakar Hukum Islam dan Hukum Positif seperti Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., Prof. Khoirudin Nasution, M.A., Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS, serta Dr. Rohidin, M.Ag. Promovendus akhirnya dinyatakan Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan, dan berhak menyandang Gelar Doktor (DR) di Bidang Hukum.

Riyanta dan Azis Raih Gelar Doktor Ke-66 dan 67 dari Universitas Islam Indonesia

Yogyakarta – Jum’at, 12 Desember 2014, bertempat di Auditorium Lantai III (Tiga) Kampus Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Jl Cik Di Tiro No. 1 Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB, Program Doktor Ilmu Hukum menggelar Ujian Terbuka Disertasi (Promosi Doktor), atas nama Abdul Aziz Hakim, S.H.I., M.H. Read more

Pengumuman PMB MH Dan MKN Kelas Maret 2015


Pengumuman PMB MH Angkatan 34 Gel.1 dan PMB MKN Angkatan 2 Gel.1

Dengan ini diumumkan nama-nama yang diterima sebagai mahasiswa baru Program Magister Ilmu Hukum UII angkatan 34 Gelombang 1 dan Magister Kenotariatan angkatan 2 Gelombang 1. Adapun bagi peserta yang dinyatakan lulus, diwajibkan untuk mengambil surat pengumuman di Sekretariat Pascasarjana Hukum UII. Proses registrasi dilayani pada :

Tanggal: 10-19 Desember 2014

Waktu: 09.00 – 16.00 wib

Demikian pengumuman dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.