Kuliah Pembukaan Angkatan 32 Menghadirkan Wakil Ketua MK RI

Sabtu, 22 Maret 2014, Program Pascasarjana mengadakan kuliah pembukaan bagi mahasiswa program Magister angkatan 32. Pada kesempatan kali ini PPs FH UII mengundang wakil ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Arief Hidayat sebagai pemateri. Beliau ditemani oleh Bapak Dr. Muntoha yang berperan sebagai moderator dalam acara ini. Kuliah pembukaan ini diikuti oleh sekitar 60 mahasiswa baru program magister serta beberapa mahasiswa angkatan sebelumnya.

Pada kesempatan ini Prof. Arif menyampaikan materi tentang “Penerapan Hukum Progresif dan Responsif Melalui Mahkamah Konstitusi”. Beliau menerangkan tentang pengertian hukum Progresif dan Responsif yang berkaitan dengan hukum tata negara. Selain itu beliau memberikan pemaparan tentang contoh-contoh kasus penerapan kedua hukum ini dalam Mahkamah Konstitusi.

Mahasiswa terlihat sangat tertarik dengan materi yang disampaikan. Ditambah lagi dengan penyampaian Prof. Arif yang sering diselingi dengan canda tawa. Pada angkatan kali ini PPs FH UII menerima cukup banyak mahasiswa. Total ada 65 orang mahasiswa baru pada program magister ilmu hukum. Pendaftaran pada gelombang 2 pun meningkat drastis dari yang sebelumnya hanya berkisar 30 an pendaftar, pada gelombang 2 angkatan ini pendaftar mencapai 55 orang. Animo yang baik dari para pendaftar ini diharap dapat dipertahankan pada angkatan-angkatan berikutnya.

Kuliah Umum – Hayyan Ul Haq

Program Pascasarjana FH UII memperoleh kesempatan untuk mendapatkan kuliah dari salah satu dosen berprestasi di luar negeri. Beliau ialah Bapak Dr. Hayyan Ul Haq, dosen Utrech University Belanda yang asli berasal dari Indonesia. Pada Jumat, 14 Maret 2014 beliau berkesempatan mengisi kuliah umum bagi mahasiswa Pascasarjana FH UII dengan tema “Filsafat dan Epistimologi Hukum”. Perkuliahan ini diikuti oleh sekitar 30 orang mahasiswa dari jenjang studi S-2 hingga S-3. Pada awal perkuliahannya Dr. Ul Haq tidak lupa menyampaikan selamat atas terjalinnya kerjasama antara UII dengan Utrech University Belanda. Belaiu berharap kerjasama ini dapat menciptakan hal positif bagi kedua belah pihak, baik untuk mahasiswa, dosen, bahkan institusi. Dr. Ul Haq menyampaikan materi kuliuah dengan bersemangat sehingga para mahasiswa menguikuti perkuliahan ini dengan sangat antusias.