Kuliah Umum Prof. Tamas Fezer

Sabtu, 18 Januari 2014 Pascasarjana Hukum UII memperoleh kesempatan untuk mendapatkan kunjungan sekaligus kuliah umum dari pakar hukum di Eropa, Prof. Dr. Tamas Fezer, PhD. Beliau adalah Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Debrecen, Hongaria. Kuliah umum di pascasarjana hukum ini merupakan rangkaian kegiatan beliau dalam melakukan kunjungan ke UII. Dua hari sebelumnya Prof. Tamas mengisi Seminar Internasional yang diadakan oleh Fakultas Hukum UII di hotel Inna Garuda (baca berita ). Dalam kesempatan ini Prof. Tamas memberikan kuliah umum tentang “Consumer Protection in The European Union”.

Pada awal kuliahnya, Prof. Tamas menceritakan tentang keindahan dan keadaan Negara Hungaria, khususnya kota Debrecen yang menjadi tempat tinggalnya. Beliau menerangkan bahwa Hungaria adalah negara yang tidak terlalu besar dan memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak. Walaupun tidak memiliki laut, tetapi keadaan alam di Hungaria tetaplah indah.

Setelah mendiskripsikan sedikit tentang Negara Hungaria, Prof. Tamas membahas tentang Hukum perlindungan bagi konsumen di Uni Eropa. Europe Union (EU) merupakan suatu perkumpulan atau asosiasi negara-negara di wilayah Eropa. Hukum perlindungan konsumen di wilayah EU tersebut bermaksud untuk berusaha mendekatkan hukum perlindungan konsumen internasional (pada wilayah EU) dengan hukum nasional pada tiap-tiap negara anggota EU. Hal ini diperlukan karena pada pelaksanaan hukum internasional perlindungan konsumen tentu akan bersinggungan dengan hukum nasional negara yang bersangkutan.

Materi yang menarik tentang apa yang disampaikan oleh Prof. Tamas adalah tentang defective product (produk cacat). Tentunya konsumen perlu mengetahui hak-haknya mengenai kualitas produk yang akan digunakannya agar mendapatkan perlindungan hukum. Selain menjelaskan tentang hal tersebut, Prof. Tamas juga membahas tentang proses perlindungan konsumen pada peradilan di Eropa hingga proses klaim produk.

 

Studium General Bersama Rektor Universitas Islam Eropa

Selasa, 7 Januari 2014, bertempat di Fakultas Hukum UII, Program Pascasarjana mengadakan kegiatan Studium General dengan menghadirkan Rektor Islamic University of Europe . Beliau ialah Prof. Dr. Sofjan Siregar, orang asli Indonesia yang memimpin sebuah Universitas Islam di Eropa. Studium general ini mengangkat tema tentang isu-isu hukum Islam di Eropa dan relevansinya dengan Indonesia. Dengan pengalaman beliau tinggal dan berkiprah di daratan Eropa, Prof. Siregar diharapkan dapat memberikan gambaran tentang perkembangan hukum-hukum Islam di benua biru tersebut.

Acara ini dibuka oleh Ibu Dr. Ni’matul Huda selaku ketua Program Pascasarjana. Ibu Ni’mah pada sambutannya mengatakan tentang pentingnya kegiatan ini. Disamping mampu meningkatkan wawasan mahasiswa, acara ini nantinya juga dapat dijadikan titik awal kerjasama antara UII dengan Universitas Islam Eropa. Mahasiswa hukum dari tingkat S-1 higga S-3 terlihat memadati ruang audio visual tempat acara ini diadakan. Berlaku sebagai moderator ialah Bapak Dr. Abdul Jamil, dosen dan praktisi hukum Islam.

Dalam kesempatan ini Prof. Siregar menyampaikan pemaparannya dalam waktu kurang lebih 30 menit. Beliau banyak bercerita tentang pengalaman beliau terkait perkembangan Islam yang ada di Eropa. Beliau mengatakan bahwa walaupun jumlah umat muslim di Eropa sedikit, tetapi aplikasi hukum Islam di kehidupan sehari-hari sangat terasa di Eropa. Sebagian besar masyarakat di sana justru mampu menerapkan hukum Islam dengan baik, semisal saling menghormati orang lain, ramah tamah, sopan, dan sebagainya. Bukan berarti mereka banyak yang beragama Islam, tetapi mereka yang orang non-muslim saja mampu berperilaku baik, apalagi kita. Seharusnya kita sebagai muslim sejati mempunyai akhlak yang lebih baik. Beliau juga menceritakan bahwa pernah ada seorang pemimpin besar negara di Eropa yang mengundurkan diri karena kesalahan yang dilakukannya. Sangat kontras dengan kondisi di dalam negeri kita. Dengan mayoritas warga umat muslim, namun masih banyak terjadi pelanggaran yang bahkan dilakukan oleh pemimpin-pemimpin negeri ini.

study tour study tour

Seusai penyampaian materi oleh Prof. Siregar, moderator membuka sesi tanya jawab dengan mempersilakan para mahasiswa yang hadir untuk mengajukan pertanyaan ataupun tanggapan kepada pembicara. Antusias para mahasiswa terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Ariyanto, mahasiswa S-1, mengajukan pertanyaannya tentang apakah ada perlindungan bagi umat muslim di Eropa terkait dengan semakin berkembangnya Islam di sana. Akhiri, mahasiswa S-2 menanyakan tentang apakah ada gagasan umat muslim di Eropa yang dapat diterapkan di Indonesia. Bahkan ada pula peserta dari universitas lain (UIN) yang menanyakan tentang efek percampuran budaya dan agama yang ada di Eropa,semisal perkawinan beda agama.

Acara berlangsung sekitar 2 jam dan ditutup sekitar pukul 15.00 wib. Dengan adanya acara seperti ini mahasiswa dapat menambah wawasan mereka tentang perkembangan hukum Islam khususnya di Eropa. Selain itu hal ini juga dapat memacu mahasiswa maupun para akademisi untuk lebih mendalami lagi tentang perkembangan hukum Islam yang nantinya akan bermanfaat bagi kemajuan Indonesia.