Postgraduate in Law UII

Selamat Datang di Web Site Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

 

Sejarah Singkat Fakultas Hukum
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Awal Berdiri
Keinginan untuk membentuk sebuah Perguruan Tinggi Islam terus bergulir, meskipun pada waktu itu dalam suasana Perang Dunia II. Sejak Indonesiadi bawah jajahan Jepang (1942-1945), seluruh partai Islam dibubarkan kecuali empat organisasi besar yang bergabung dalam MIAI, yaitu NU, Muhammadiyah, PUI yang berpusat di Majalengka, dan PUII yang berpusat di Sukabumi. Empat Organisasi tersebut kemudian bergabung dalam satu wadah, yaitu Masjoemi, yang merupakan penjelmaan baru dari MIAI.
Pada tahun 1945, Masjoemi mengadakan rapat yang menghasilkan dua keputusan penting, yaitu :
  1. Membentuk barisan mujahidin dengan nama Hizbullah, untuk berjuag melawan sekutu bersama-sama dengan pemerintah dai Nippon (Jepang) untuk mewujudkan kemakmuran bersama di Asia Timur Raya.
  2. Mendirikan Perguruan Tinggi Islam dengan nama Sekolah Tinggi Islam (STI) yang kemudian menjadi University Islam Indonesia.

Sebagai realisasi dari keputusan itu, kemudian pada bulan April 1945, Masjoemi mengadakan rapat yang dihadiri oleh wakil-wakil dari PBNU, PB Muhammadiyah, PB PUI, PB PUII, para ulama dan intelektual serta para pejabat pemerintah dari Departemen Agama (Gunseikanbu Syunobu). Rapat tersebut berhasil memutuskan untuk membentuk Panitia Perencanaan Pendirian STI. Secara lengka, yang ikut hadir dalam rapat tersebut adalah :

  1. Wakil dari PBNU adalah : KH Abdul Wahid, KH. Bisri, KH. Wahid Hasyim, KH. Masykur dan KH. Zainal Arifin.
  2. PB Muhammadiyah : Ki. Bagus Hadikusumo, KH. Mas Mansur, KH. Hasyim, KH. Faried Ma’ruf, KH. Abdul Mukti, KH. M. Yunus anis dan Kartosudarmo.
  3. PB PUI : KH. Abdul Halim dan Djunaedi Mansur
  4. PB PUII : KH. Ahmad Sanusi, KH. Zarkasyi dan Somaatmadja.
  5. Kalangan ulama dan intelektual : KH. Imam Ghazali, Dr. Soekiman Wirjosandjojo, Wondoamiseno, Abikusno Cokrosujono, Anwar Cokroaminoto,Harsono Cokroaminoo, MR. Moch. Roem, Baginda H. Dahlan Abdullah.
  6. Pihak Departemen Agama (Gunseikanbu Syunobu) : KH.A. Kahar Muzakkir, KH. R. Mohammad Adnan dan Imam Zarkasy.
STI Pindah ke Yogyakarta 
40 hari setelah STI dibuka dengan resmi, yaitu tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia mengumandangkan proklamasi kemerdekaan. Beberapa bulan sesudah itu, tepatnya tanggal 29 September 1945, tentara sekutu yang diwakili Inggris mulai mendarat di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, serta kota-kota besar lainnya di Indonesia, untuk menerima kapitulasi Jepang.
Pemerintah Indonesia kemudian mengambil keputusanuntuk meninggalkan Jakarta, karena situasi tidak memungkinkan. Pada tanggal 4 Januari 1946, akhirnya pemerintah RI pindah ke Yogyakarta, kota yang kemudian dijadikan ibukota sementara Republik Indonesia. Sekolah Tinggi Islam (STI) yang waktu itu baru berusia beberapa bulan terpaksa ikut pindah ke Yogyakarta.
 
Perubahan dari STI menjadi UII
Keinginan mengembangkan STI menjadi sebuah universitas didasarkan pada keprihatinan karena tidak adanya sebuah perguruan tinggi yang mampu mengajarkan ilmu-ilmu agama secara integral dengan ilmu-ilmu umum. Pada tanggal 14 Desember 1947, melalui sidangnya yang sah Panitia perbaikan STI (sebuah kepanitiaan yang dibentuk untuk perubahan STI menjadi sebuah  Universitas),menetapkan untuk mengubah SEKOLAH TINGGI ISLAM menjadi UNIVERSITY ISLAM INDONESIA dengan membuka 4 Fakultas yaitu :
 
Dekan Fakultas Agama           : KH. A. Kahar Muzakkir
Dekan Fakultas Hukum            : Prof. Dr. Mr. Kusumah Atmadja
Dekan Fakultas Pendidikan     : Prof. Drs. A. Sigit
Dekan Fakultas Ekonomi         : Prof. dr. Abutari
 
Demikianlah hingga hari ini Universitas Islam Indonesia yang kemudian namanya berubah Universitas Islam Indonesia, terus berkembang. Dari yang pada awalnya empat (4) Fakultas sampai dengan sekarang menjadi delapan (8) Fakultas dengan duapuluh empat (21) Program Studi  di tingkat Strata satu (S1). Pada tingkat pascasarjana (S2), ada delapan (8)  Magister (Magister Ilmu Hukum, Magister Manajemen, Magister Akuntansi, Magister Ekonomi dan Keuangan, Magister Studi Islam, Magister Teknik Sipil, Magister Teknik Industri, serta Magister Profesi Psikologi. Sedangkan untuk Program Doktor (S3), terdapat tiga (3) program, ialah Program Doktor Ilmu Hukum, Program Doktor Ekonomi  dan  Program Doktor Studi Hukum Islam.

 

Login Form






Lost Password?

Agenda & Kegiatan

 


  

likeus  

Layanan Mahasiswa






Blog UII Staff


 

Internal Link





Informasi

Informasi: Program Pascasarjana Hukum UII , Jln. Cik Ditiro No.1 Yogyakarta Telp: (0274)-520661, e-mail : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it